5 Pebruari 1947, HMI
Semua kader HMI pasti sudah pernah mendengar salah satu tanggal yang bersejarah tersebut. Sayangnya dari tahun ke tahun HMI semakin kehilangan arah dalam perjuangan, atau bahkan mungkin merubah arah perjuangan. Sebagai pengamat, kita hanya bisa melaporkan hasil pengamatan kita.
Sudah banyak kader HMI yang memanfaatkan media online dan situs jejaring sosial dalam rangka mengumpulkan “sisa-sisa yang terserak”, pada beberapa grup di fesbuk, tampak memiliki anggota yang bisa dibilang lumayan, di sisi yang lain grup-grup tersebut kurang memperlihatkan kekuatan ideologi atau usaha untuk meraih tujuan 5 kualitas insan cita.
Gak seru-seru amat ketika kita melakukan dialektika dengan anggota atau pun pengurus HMI sekarang, secara garis besar ada 3 tipe kader HMI :
1. Tipe Pemimpi : Omongan muluk-muluk, lebih cenderung ngomongin teori, membanggakan masa lalu dan kebesaran HMI.
2. Tipe
Website Metode Munisa is Back
Setelah sebulan lebih website metodemunisa[dot]org mengalami hibernasi akhirnya kemarin tanggal 5 Desember berhasil diaktifkan kembali, hal ini dikarenakan kesibukan dalam mencari lahan untuk rencana pendirian tower baru, atau yang biasa disebut dengan sitac (site acquisition) membuat beberapa website dan blog kami terbengkelai.
Metode Munisa memiliki fitur baru yaitu mendengarkan al-quran online yang terdapat dalam pilihan menu utama, diharapkan nantinya para netter yang online bisa surfing sambil ndengerin Al-Quran, mantap kan??
Flash Slideshow Maker
Mau bikin slideshow seperti di atas, caranya cukup gampang dengan menggunakan flash slideshow maker yang dapat di download di sini
Silaturahmi atau Silaturahim
Benernya sih dulu udah pernah dibahas pas masih di komisariat MIPA – Sepuluh Nopember (SN) Cabang Surabaya, tp tadi pagi nonton siaran teropong iman yg ngebahas soal silaturahmi dan silaturahim. Akhirnya aq putusin untuk browsing lagi, coba simak tab-tab di bawah ini :
diambil dari : religiusta.multiply.com
Yang jelas jawabannya nggak sederhana. Perlu diurai dulu asal kata kedua kalimat di atas.
SILATURAHIM berasal dari dua kata yang bersusun (isnad idhofi) antara “shilatu” dan “rahiim”, atau “shilatu” dan “rahmi”. Semuanya bahasa Arab. Kalau kata silatu dipisah (tanpa “rahiim”), dia harus dibaca tanwin. Yaitu SHILATUN.
Bisa juga dibaca SHILAH, kalau bacanya waqof (berhenti).
Tapi biar enak dibaca h-nya dibuang, alias SILATUN, SILATU, atau SILAH saja.
SILAH, SILATU, atau SILATUN artinya = Menyambung.
RAHIIM artinya = kasih sayang.
RAHM atau RAHMI artinya = rahim (organ tubuh wanita di dalam perut). Read more
LK II HMI Cabang Serang Banten
Udah lama g ngupdate blog hijauhitam ini, yah…. daripada g ke urus mending mencoba berbagi info tentang LK II yang aq dapat dari sebuah mail di facebook dari grup HMI CABANG FACEBOOK *** CABANGNYA GENERASI INSAN CITA HMI DUNIA MAYA yang berisi : Read more
Artikel Kartini
Hallo semua, dah lama aq g posing2…
Lagi banyak kesibukan nih (sok sibuk….)
Kapan hari mbuat blog baru yang merupakan tulisan nenek-q tentang Ibu kita Kartini, tulisan yang dibuat beberapa dasawarsa silam, tp cukup memberikan inspirasi terhadap perjuangan kaum perempuan.
Tulisan tersebut mengetengahkan topik Kisah, cita-cita, perjuangan, dan falsafah hidup seoran R.A. Kartini, berikut ini saya tampilkan pendahuluannya : Read more
Menyeting Permalink
Berawal dari pesan di guestbook blog ini yang, akhirnya aq buka wp-admin-nya, dan liat permalinknya (wp-admin –> setting –> permalink)… di situ ada tulisannya :
By default WordPress uses web URLs which have question marks and lots of numbers in them, however WordPress offers you the ability to create a custom URL structure for your permalinks and archives. This can improve the aesthetics, usability, and forward-compatibility of your links.
Dari situ kita tahu bahwa kita bisa mengkustomisasi struktur URL dari blog kita, sehingga dapat meningkatkan estetikanya, kegunaan, dan kesesuaian dalam melakukan forward dari link kita, dengan kata lain, ini akan sangat baik untuk Search Engine Optimizer. Read more





